Glosarium

Kamus istilah skripsi dalam bahasa yang mudah dipahami.

58 istilah yang paling sering muncul dari pengajuan judul sampai sidang. Definisinya mengikuti praktik umum di kampus Indonesia; pedoman program studimu tetap yang berlaku.

Dasar tugas akhir

Skripsi
Karya tulis ilmiah hasil penelitian mahasiswa program sarjana (S1) yang disusun dengan metode ilmiah dan diuji di depan dosen penguji sebagai salah satu bentuk tugas akhir. Sejak Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023, kampus dapat menetapkan bentuk tugas akhir lain seperti prototipe atau proyek.Panduan lengkap
Tesis
Karya ilmiah tugas akhir program magister (S2). Dibanding skripsi, tesis menuntut kajian teori yang lebih dalam dan analisis yang lebih tajam terhadap satu masalah penelitian.
Disertasi
Karya ilmiah tugas akhir program doktor (S3) yang diharapkan menghasilkan kontribusi orisinal bagi ilmu pengetahuan, misalnya temuan, model, atau pengembangan teori baru.
Tugas akhir(TA)
Istilah umum untuk karya penutup studi. Pada program sarjana bentuknya dapat berupa skripsi, prototipe, proyek, atau bentuk sejenis, dikerjakan individu atau berkelompok, sesuai ketetapan perguruan tinggi dan program studi.
Proposal skripsi(proposal penelitian)
Rencana penelitian yang diajukan sebelum penelitian dilakukan. Isinya umumnya BAB I (pendahuluan), BAB II (tinjauan pustaka), dan BAB III (metode penelitian), lalu diuji dalam seminar proposal.Panduan lengkap
Pedoman penulisan(gaya selingkung, buku panduan skripsi)
Aturan resmi fakultas atau program studi tentang format skripsi: sistematika bab, margin, huruf, penomoran, gaya sitasi, dan batas kemiripan. Jika ada perbedaan dengan panduan umum, pedoman kampus yang berlaku.

BAB I: Pendahuluan

Judul skripsi
Kalimat singkat yang memuat inti penelitian: fenomena atau variabel yang diteliti, subjek, dan konteksnya (tempat atau waktu). Judul yang baik spesifik, bisa diteliti dengan data yang tersedia, dan selaras dengan rumusan masalah.Panduan lengkap
Latar belakang masalah
Bagian pembuka BAB I yang menjelaskan mengapa masalah layak diteliti: kondisi ideal, kondisi nyata, kesenjangan di antaranya, bukti awal, dan celah dari penelitian sebelumnya.Panduan lengkap
Identifikasi masalah
Daftar persoalan yang muncul dari latar belakang. Tidak semuanya diteliti; dari daftar ini peneliti memilih dan membatasi masalah yang akan dijawab.
Batasan masalah(ruang lingkup penelitian)
Pernyataan tentang apa yang dibahas dan tidak dibahas dalam penelitian, misalnya variabel, subjek, lokasi, atau periode, agar penelitian fokus dan dapat diselesaikan.
Rumusan masalah
Pertanyaan penelitian yang akan dijawab oleh skripsi, biasanya ditulis dalam kalimat tanya. Rumusan masalah menentukan tujuan, metode, data yang dikumpulkan, dan isi kesimpulan.Panduan lengkap
Tujuan penelitian
Hasil yang ingin dicapai penelitian. Tujuan disusun sejajar dengan rumusan masalah: satu rumusan masalah dijawab oleh satu tujuan.
Manfaat penelitian
Kegunaan hasil penelitian, biasanya dibagi menjadi manfaat teoretis (bagi pengembangan ilmu) dan manfaat praktis (bagi pihak tertentu seperti sekolah, perusahaan, atau pemerintah).

BAB II: Tinjauan pustaka

Tinjauan pustaka(kajian pustaka, kajian teori)
Bab yang membahas teori, konsep, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan untuk menjelaskan masalah penelitian dan menjadi dasar kerangka berpikir serta hipotesis.
Landasan teori
Teori dan konsep yang dipakai untuk menjelaskan variabel atau fenomena yang diteliti. Landasan teori sebaiknya dipilih karena membantu menjawab rumusan masalah, bukan sekadar dikumpulkan.
Penelitian terdahulu(studi terdahulu, penelitian relevan)
Ringkasan penelitian lain yang dekat dengan topikmu: tujuan, metode, temuan, dan perbedaannya dengan penelitianmu. Sering disajikan dalam tabel.
Research gap(celah penelitian)
Pertanyaan yang belum terjawab oleh penelitian sebelumnya, misalnya karena hasil yang bertentangan, konteks yang belum diteliti, atau metode yang belum dipakai. Celah ini menjadi alasan penelitianmu perlu dilakukan.Panduan lengkap
Kerangka berpikir(kerangka pemikiran)
Penjelasan logis, sering disertai bagan, tentang bagaimana konsep atau variabel dalam penelitian saling berhubungan berdasarkan teori dan penelitian terdahulu. Pada penelitian kuantitatif, kerangka berpikir menjadi dasar hipotesis.Panduan lengkap
Hipotesis
Dugaan sementara atas rumusan masalah yang akan diuji dengan data, lazim pada penelitian kuantitatif. Biasanya ditulis sebagai pasangan hipotesis nol (H0) dan hipotesis alternatif (Ha atau H1).

BAB III: Metode penelitian

Metode penelitian(metodologi penelitian)
Cara penelitian dilakukan: pendekatan, desain, subjek atau sampel, teknik pengumpulan data, instrumen, dan teknik analisis. Metode harus mampu menghasilkan jawaban untuk rumusan masalah.Panduan lengkap
Penelitian kuantitatif
Penelitian yang mengukur variabel dalam bentuk angka lalu menganalisisnya secara statistik, misalnya untuk menguji pengaruh, hubungan, atau perbedaan antarvariabel.
Penelitian kualitatif
Penelitian yang menggali makna, pengalaman, atau proses secara mendalam melalui data berupa kata-kata, misalnya dari wawancara, observasi, dan dokumen.
Metode campuran(mixed methods)
Penelitian yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam satu rancangan, dengan alasan yang jelas mengapa kedua jenis data dibutuhkan.
Penelitian dan pengembangan(R&D, research and development)
Penelitian untuk menghasilkan dan menguji sebuah produk, misalnya media pembelajaran, modul, atau aplikasi, melalui tahapan pengembangan dan uji kelayakan menurut model tertentu.
Variabel penelitian
Karakteristik yang diteliti dan nilainya dapat berbeda-beda. Variabel independen (bebas, X) diduga memengaruhi variabel dependen (terikat, Y).
Definisi operasional
Penjelasan cara sebuah variabel diukur dalam penelitianmu: indikator, alat ukur, dan skala. Definisi ini membuat konsep yang abstrak bisa diamati.
Populasi
Keseluruhan subjek atau objek yang menjadi sasaran generalisasi penelitian.
Sampel
Bagian dari populasi yang benar-benar diteliti. Cara pemilihannya (teknik sampling) dan ukurannya perlu dijelaskan dan dibenarkan di BAB III.
Informan(partisipan)
Orang yang memberikan data dalam penelitian kualitatif, biasanya dipilih secara sengaja (purposive) karena dianggap paling memahami fenomena yang diteliti.
Instrumen penelitian
Alat untuk mengumpulkan data, misalnya kuesioner, tes, pedoman wawancara, atau lembar observasi. Pada penelitian kualitatif, peneliti sendiri sering disebut instrumen utama.
Uji validitas
Pemeriksaan apakah instrumen benar-benar mengukur hal yang ingin diukur. Pada kuesioner, uji ini biasanya dilakukan per butir pertanyaan.
Uji reliabilitas
Pemeriksaan apakah instrumen memberi hasil yang konsisten bila dipakai berulang kali dalam kondisi serupa.
Triangulasi
Teknik memeriksa keabsahan data kualitatif dengan membandingkan beberapa sumber, metode, waktu, atau peneliti. Sebutkan bentuk triangulasi yang benar-benar kamu lakukan.
Teknik analisis data
Langkah mengolah data menjadi temuan, misalnya statistik deskriptif dan uji regresi pada penelitian kuantitatif, atau reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan pada penelitian kualitatif.

BAB IV–V dan bagian akhir

Hasil dan pembahasan
Isi BAB IV: penyajian data yang benar-benar diperoleh, lalu tafsirannya dikaitkan dengan teori dan penelitian terdahulu. Hasil tidak boleh dikarang atau disesuaikan agar cocok dengan hipotesis.Panduan lengkap
Kesimpulan
Jawaban ringkas atas setiap rumusan masalah berdasarkan hasil penelitian. Kesimpulan tidak memuat temuan baru yang tidak dibahas di BAB IV.Panduan lengkap
Saran
Rekomendasi yang berangkat dari temuan dan keterbatasan penelitian, ditujukan kepada pihak tertentu atau peneliti berikutnya.
Keterbatasan penelitian
Hal-hal yang membatasi kekuatan temuan, misalnya ukuran sampel, akses data, atau desain. Menuliskannya dengan jujur justru membantu pembaca menilai hasil.
Abstrak
Ringkasan seluruh skripsi dalam satu halaman atau kurang: tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan, diikuti kata kunci. Banyak kampus meminta versi bahasa Indonesia dan Inggris.Panduan lengkap
Kata kunci(keywords)
Tiga sampai lima istilah utama di bawah abstrak yang membantu orang menemukan skripsimu di repositori dan mesin pencari.
Kata pengantar
Halaman awal berisi ungkapan syukur, tujuan penulisan, dan ucapan terima kasih kepada pihak yang membantu penyusunan skripsi.Panduan lengkap
Lampiran
Bagian akhir yang memuat dokumen pendukung, misalnya instrumen, data mentah, hasil olah data, transkrip, dan surat izin penelitian.

Referensi dan integritas akademik

Daftar pustaka(referensi, bibliografi)
Daftar semua sumber yang dikutip dalam skripsi, ditulis lengkap menurut gaya sitasi yang ditetapkan kampus. Setiap sitasi di teks harus ada di daftar pustaka, dan sebaliknya.Panduan lengkap
Sitasi(kutipan, in-text citation)
Penanda sumber di dalam teks, misalnya (Nama, 2024) pada gaya APA, yang menunjukkan dari mana sebuah gagasan, data, atau kutipan berasal.
Gaya sitasi(APA, Harvard, IEEE, Vancouver)
Aturan baku penulisan sitasi dan daftar pustaka. Yang sering dipakai di Indonesia antara lain APA, Harvard, IEEE, dan Vancouver. Pilihannya mengikuti pedoman kampus.
DOI(Digital Object Identifier)
Kode unik permanen untuk publikasi ilmiah, misalnya artikel jurnal. DOI bisa dibuka di doi.org untuk memastikan artikel benar-benar ada dan metadatanya cocok.Panduan lengkap
Plagiarisme(plagiat)
Memakai kata-kata, data, atau gagasan orang lain tanpa menyebutkan sumbernya, termasuk menyalin karya sendiri yang sudah terbit tanpa sitasi. Plagiarisme melanggar etika akademik.Panduan lengkap
Similarity index(cek plagiasi, tingkat kemiripan)
Persentase teks yang mirip dengan sumber lain menurut perangkat pemeriksa kemiripan seperti Turnitin. Batas yang diterima ditetapkan masing-masing kampus, dan angka kemiripan perlu dibaca bersama sumbernya, bukan otomatis dianggap plagiat.
Parafrase
Menyampaikan ulang gagasan sumber dengan susunan dan kata-kata sendiri tanpa mengubah maknanya. Parafrase tetap wajib disertai sitasi.
Halusinasi AI
Keluaran AI yang terdengar meyakinkan tetapi salah, misalnya referensi, data, atau kutipan yang tidak pernah ada. Karena itu setiap sumber dari AI harus dicek ke artikel aslinya.Panduan lengkap

Proses, bimbingan, dan ujian

Dosen pembimbing(dospem)
Dosen yang ditugaskan mengarahkan penyusunan skripsi, dari judul sampai sidang. Banyak kampus menetapkan dua pembimbing.
Bimbingan skripsi
Pertemuan rutin dengan dosen pembimbing untuk membahas draf dan keputusan penelitian. Biasanya dicatat dalam kartu atau log bimbingan sebagai syarat maju ujian.Panduan lengkap
ACC
Istilah sehari-hari mahasiswa untuk persetujuan dosen, misalnya ACC judul, ACC proposal, atau ACC maju sidang.
Seminar proposal(sempro)
Forum untuk menguji kelayakan rencana penelitian (BAB I–III) di depan dosen penguji sebelum penelitian dilakukan. Hasilnya bisa berupa persetujuan dengan revisi.Panduan lengkap
Seminar hasil(semhas)
Forum di sebagian kampus untuk memaparkan hasil penelitian (BAB IV–V) sebelum sidang akhir.
Sidang skripsi(ujian skripsi, munaqosah, ujian komprehensif)
Ujian akhir tempat mahasiswa mempertanggungjawabkan seluruh skripsi di depan dewan penguji. Penguji menilai pemahaman, metode, hasil, dan penulisan.Panduan lengkap
Revisi
Perbaikan naskah berdasarkan masukan pembimbing atau penguji, biasanya dengan batas waktu tertentu dan lembar persetujuan revisi.
Repositori kampus
Arsip digital perguruan tinggi tempat skripsi yang sudah disahkan disimpan dan, sesuai kebijakan kampus, dapat diakses publik. Repositori juga berguna untuk mengecek apakah sebuah judul sudah pernah diteliti.

Halaman kosongmu berhenti di sini.

Ketik judulmu, baca BAB I dan Penelitian Terdahulu secara gratis, lalu putuskan sendiri apakah draf ini membantumu.

  • Daftar gratis
  • BAB I & Penelitian Terdahulu gratis dibaca
  • Voucher Rp19.000 saat perlu